Membuat Softbox Sendiri dengan Kain Sprei Putih Softbox Sederhana


Percobaan ini dilakukan karena keterpaksaan karena di Jerman pas foto saja 15EURO cuma dapat 4 lembar. Tapi karena kebutuhan mendesak untuk mendapatkan foto bagus, kami dengan peralatan yang sangat sederhana bereksperimen untuk mendapatkan foto mendekati kualitas studio.
Untuk mendapatkan foto yang bagus sekualitas studio foto, minimal kita harus mempunyai softbox. Softbox merupakan sumber cahaya yang paling bagus karena akan mendapatkan foto yang soft, tidak seperti dengan blitz langsung. Tentu saja saya sebagai mahasiswa ga punya softbox, jadi diakalin semua itu dengan peralatan seadanya.
Saya jelaskan dulu cara kerja softbox dengan gambar dibawah ini.

Gambar A dengan lampu blitz, cahaya yang ditangkap oleh layar mempunyai gradasi yang sempit, hal ini karena diameter sumber cahaya blitz sangat kecil. Cahaya dengan Blitz mempunyai efek bayangan yang cenderung tajam dan tidak soft, ini tidak bagus untuk foto studio.
Gambar B adalah foto dengan softbox. Softbox sebenarnya sumber cahayanya bisa saja dari blitz, tetapi didepan blitz harus ada kain putih untuk memperbesar diameter sumber cahaya. Dilihat dilayar, gradasi lebih lebar, ini membuat efek halus pada foto, ini yang kita cari sebenarnya. Jadi rahasia softbox hanya ada dikain putih didepan blitz.
Softbox tentu saja sangat mahal, bisa mencapai nilai jutaan lebih yang tidak terbeli oleh mahasiswa seperti saya. Karena rahasia softbox udah diketahui, maka saya mencoba bikin softbox sendiri. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
Karena saya tidak mempunyai kabel untuk blitz dari kamera atau dengan radio yang menyalakan blitz, maka saya menyuruh teman saya untuk menyalakan blitz. Seperti kita ketahui, cahaya dari samping akan membuat dimensi obyek lebih nampak.
Peralatan yang dipakai:
1. Camera Nikon Coolpix 5400
2. Tripod
3. Sprei tipis putih, kalau tebal cahaya tidak bisa nembus dengan baik
4. Blitz Metz GN 36

Jadi Sprei putih tipis + Blitz Metz GN 36 = Soft box, harganya kurang dari Rp 500.000!!!!
Tentu saja kualitasnya tidak sama dengan softbox asli dengan daya lebih tinggi dan kualitas yang lebih prima. Tapi untuk ekperimen atau belajar buat pemula, dengan dana yang minim, menurut saya hal ini sudah mencukupi.
Teknik pemotretan:
1. Model bergaya dan fotografer mengatur komposisi
2. Sprei digantungkan dengan tongkat atau apa saja biar bisa melebar
3. Siapkan lampu blitz dengan seting manual dengan cahaya semaksimal mungkin
4. Lampu dimatikan total karena memakai speed 2 detik untuk memberi kesempatan pemencet lampu blitz
5. Dengan menghitung sampai 3, tombol rana ditekan, pada saat hitungan ke empat lampu blitz ditekan
6. Tunggu sampai lampu blitz siap memotret lagi ulangi langkah 5 lagi sampai merasa foto-foto yang dihasilkan mencukupi.

Hasilnya adalah:
Bagian atas adalah foto asli dan bagian bawah foto yang diedit levelnya dan beberapa bagian di blurkan dengan photoshop.
Data:
Model: Sylvia
Focal length: 88mm in 35mm
Exposure time: 2 second
ISO: 400 (harusnya 100 atau 200 supaya tidak kasar, tp tombol ISO rusak jadi ga bisa dirubah)
F-number: 5.4
Lokasi: Karlsruhe, Jerman

Foto lain:

Data:
Model: Sylvia
Focal length: 85mm in 35mm
Exposure time: 2 second
ISO: 400 (harusnya 100 atau 200 supaya tidak kasar, tp tombol ISO rusak jadi ga bisa dirubah)
F-number: 5.4
Lokasi: Karlsruhe, Jerman

Sudah diedit dengan photoshop, color balance, 2 layer yang satunya di Gaussian blur dan opacitynya dikurangin.
Gambar di atas di buat dengan memanjat lemari buku dan tetap dengan tripod.
Model: Sylvia
Focal length: 59mm in 35mm
Exposure time: 2 second
ISO: 400 (harusnya 100 atau 200 supaya tidak kasar, tp tombol ISO rusak jadi ga bisa dirubah)
F-number: 6
Lokasi: Karlsruhe, Jerman

Semoga informasi ini berguna buat teman-teman sekalian dan menambah kreativitas karena dengan peralatan sederhana kita bisa membuat studio sendiri.


sumber : fotografer.net

Baca Juga Yang Ini ! :



No Response to "Membuat Softbox Sendiri dengan Kain Sprei Putih Softbox Sederhana"

Poskan Komentar

Terima kasih telah membaca artikel ini komentar anda tidak sia-sia karena blog ini bersistem DO FOLLOW. Komentar yang mengandung SPAM, SARA atau PORNO akan dihapus